12 Oktober 2014

HINDARKAN DIRI DARI MANIPULASI LAPORAN KEUANGAN


1. Bandingkan antara penerimaan kas dalam laporan arus kas dengan nilai penjualan. Dalam jangka panjang angka ini mestinya adalah sama.
2. Bandingkan antara kas bersih operasi yang dihasilkan dengan laba bersih perusahaan. Angka ini harusnya lebih tinggi daripada laba bersih karena arus kas operasi tidak mengandung unsur-unsur non-kas seperti penyusutan, amortisasi. Namun ini juga tergantung kepada jenis perusahaan. Misalnya perusahaan investasi yang bisa jadi mencatat laba dari kenaikan nilai investasi namun tidak menerima hasil tersebut berhubung memang tidak dijual.
3. Jika omset naik terus namun laba bersih jalan di tempat karena tingginya beban-beban, maka ini ditengarai ada sesuatu.
4. Omset sangat besar namun laba bersih sangat kecil.
5. Laba bersih monoton dan tidak berkembang dan berada pada level yang rendah selama bertahun-tahun.
6. Banyak transaksi afiliasi baik transaksi penjualan maupun transaksi pembelian bahan baku.
7. Laporan keuangan yang terlalu rumit memang berpotensi menimbulkan masalah.
8. Banyaknya jumlah piutang maupun hutang afiliasi.
9. Perusahaan yang sering gonta-ganti bidang usaha menimbulkan tanda tanya.
10. Perusahaan yang sering akuisisi dan divestasi juga mengundang tanda tanya apalagi kalau akuisisi aset dari pihak berelasi.
11. Persediaan yang meningkat namun omset tidak meningkat sepadan.
12. Adanya akun-akun aneh yang tidak berubah selama bertahun-tahun. Seperti akun investasi, panjar jangka panjang.

2 komentar:

  1. Utk perusahaan retail ga penting PE nya. Yg menjadi determinan murah mahal perusahaan retail, ada di P/Sales. Karena perusahaan bgini marginnya rendah dan beli barang ga pake modal sendiri. Mereka biasanya minta waktu ke supplier bisa sampai 4 bulan (Carrefour 4 bulan, Ramayana bisa 4,5 bulan, dll). Padahal produknya udah di jual, tapi bayar ke supplier bisa 4 bulan kemudian. Working capital dia bisa sangat fleksibel. Jadi biasanya saya pakai P/S Ratio utk menghitung daripada PBV yg ineffective maupun PE yg bias hasilnya..

    BalasHapus
  2. https://www.ipotnews.com/index.php?jdl=Rasio_Valuasi_Investasi_%286%29__Price_Sales_Ratio&level2=&level3=&level4=tips&news_id=1408&group_news=IPOTNEWS&taging_subtype=FUNDAMENTALANALYSIS&popular=&search=y&q=#.VDzVMHZeTDd

    BalasHapus