30 Maret 2016

Bank Rakyat Indonesia




Siapa yang tidak kenal dengan bank BRI? 
Bank BRI tersebar di berbagai pelosok desa maupun kota di Indonesia dan  merupakan bank no 2 terbesar dari sisi aset di Indonesia (saingan sama bank Mandiri dan BCA). Salah satu inovasi BRI, untuk memberikan layanan jasa perbankan kepada seluruh masyarakat Indonesia adalah peluncuran Satelit BRI atau BRISat yang akan diselenggarakan pada pertengahan 2016. Corporate Secretary BRI, mengungkapkan saat ini sedang dilakukan instalasi dan testing untuk equipment antenna dan persiapan Final Performance Test pada April 2016 di California. Selanjutnya akan dilakukan Spacecraft Pre-Shipment Review (SPSR) pada awal Mei 2016 sebagai review terakhir sebelum BRIsat dikirimkan ke Launch Site di Kourou, French Guyana. 
Sebagai salah satu bank terbaik , BRI memiliki  keunggulan yaitu sebagai bank milik pemerintah yang berperan mewujudkan visi pemerintah dalam membangun ekonomi kerakyatan. Peluang tersebut dimanfaatkan oleh manajemen bank BRI dalam terus gencar menyalurkan kredit mikro sebagai bagian dari program pemerintah. 


Sejarah Singkat Bank BRI


Bank Rakyat Indonesia berdiri sejak tahun 1968, dan berubah menjadi bank persero pada 29 April 1992. Pada tanggal 31 Oktober 2003, Pemerintah melakukan penawaran umum saham perdana (Initial Public Offering (“IPO”)) sebesar 3.8 milyar lembar saham dengan harga jual 875 Rupiah kepada investor publik, yang kemudian berkembang pesat dengan meningkatnya harga saham bank BRI menjadi 10 ribuan (setelah stocksplit) sampai sekarang.
 
Kepemilikan saham BBRI (update LK Audit 2015) adalah sebagai berikut




Laporan Auditor Independen (Purwanto, Sungkoro,dkk) kepada Bank Rakyat Indonesia menyatakan informasi keuangan adalah “wajar” . Total Aset Bank BRI pada dari tahun ke tahun terus meningkat, pada tahun 2015 sebesar 878 Triliun, dibandingkan tahun sebelumnya 2014 dan 2013 sebesar 801 T dan 626 T. Lihat dibawah ini:





Aset dari anak usaha Bank BRI!


Penulis akan memaparkan beberapa anak usaha Bank BRI yang diperoleh dari laporan 2015 terakhir. 


1. Bank Bri Syariah


Tahun 2007 lalu namanya Bank Jasa Arta (BJA). Sekarang 100% sudah jadi milik Bank BRI. Total aset bank Bri Syariah tahun 2015 sebesar  24,24 Triliun , dengan pendapatan bunga sebesar 2,4 Triliun Rupiah.

2. Bank BRI Agro


Awalnya pada tanggal 19 Agustus 2010, BRI telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saham dengan Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) dimana komposisi  kepemilikan saham BRI Agro nantinya adalah BRI akan memiliki 76%, Dapenbun 14% dan publik 10%. Pada 16 Mei 2012, dilakukan perubahan nama dari PT Bank Agroniaga Tbk menjadi PT Bank Rakyat Indonesia  Agroniaga Tbk (“BRI Agro”) . Pada tanggal 14 Juli 2015, kepemilikan saham BRI di BRI Agro menjadi 87,23%, Dapenbun 9,10% dan publik 3,67%. Total aset BRI Agro tahun 2015 sebesar 8,3 Triliun, dengan pendapatan bunga sebesar 786 Milyar Rupiah.

3. Bri Remittance Co. Limited Hongkong


Pada 11 Oktober 2012 nama BRIngin Remittance Company Limited secara resmi berubah menjadi BRI Remittance Company Limited Hong Kong. Total aset BRI Remittance tahun 2015 sebesar 5,8 Milyar.

ROA Bank BRI !

ROA merupakan proyeksi dari profitnya suatu bank. ROA merupakan perbandingan laba sebelum pajak dengan total aset yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menghasilkan keuntungan. Semakin besar ROA kinerja suatu bank semakin baik.

Laba sebelum pajak BRI, lihat dibawah ini:




Sehingga diperoleh ROA tahun 2015 sebesar 3,6 % menurun dibandingkan tahun 2014 lalu sebesar 3,84 %


CAR Bank BRI!


CAR merupakan rasio yang menunjukkan seberapa besar modal bank. Semakin tinggi CAR maka semakin baik kemampuan bank tersebut untuk menanggung risiko dari setiap kredit/aktiva produktif yang berisiko. Jika nilai CAR tinggi maka bank tersebut mampu membiayai kegiatan operasional dan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi profitabilitas.



 

Sehingga diperoleh CAR tahun 2015 sebesar 20,59 % meningkat dibandingkan tahun 2014 lalu sebesar 18,31 %


Kredit Bank BRI !


Menurut Wikipedia, kredit adalah suatu fasilitas keuangan yang memungkinkan seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang untuk membeli produk dan membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan. (Bandingkan dengan UU No. 10 tahun 1998, hampir sama kok)



Jenis kredit bank BRI terbagi berdasarkan beberapa segmen yaitu:
1. Berdasarkan jenis dan mata uang



2. Berdasarkan sektor ekonomi




3. Berdasarkan jangka waktu 



4. Berdasarkan kolektibilitas



5. Berdasarkan segmen operasi



6. Berdasarkan tingkat suku bunga rata-rata




 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar